Stoner dan Rossi berdebat Masalah Overtaking.

Casey Stoner vs Valentino Rossi

Casey Stoner vs Valentino Rossi

Casey Stoner dan Valentino Rossi berdebat di Parc Ferme setelah beberapa insiden di Laguna Seca, Minggu kemarin.

Keduanya bertarung untuk memimpin balapan di 24 dari 32 lap yang dijalani, saling susul menyusul antara satu dengan lainnya beberapa kali. Rossi lebih sering memimpin dan berada didepan ketika Stoner melebar di tikungan akhir dan menjatuhkan motornya di gravel.

Hal tersebut memuluskan Rossi memetik kemenangan untuk kali pertamanya di Laguna Seca, sementara Stoner dapat kembali balapan tapi kemudian mengeluh mengenai gaya balap Rossi setelah balapan usai.

Percakapan singkat di Parc Ferme ketika Rossi hendak berjabat tangan dengan Stoner berhasil ditangkap oleh televisi BBC:

Rossi: “Balapan hebat.”
Stoner: “Tidak, kau tidak bisa membalap seperti itu.”
Rossi: “Inilah balapan, Casey.”
Stoner: “Inilah balapan? Ok, kita lihat.”

Stoner mengungkapkan keluhannya, menyatakan bahwa beberapa overtaking Rossi melewati garis antara agresif dan “berlebihan”.

“Ini mengenai dua atau tiga gerakan, saya pikir setiap orang telah melihatnya,” ungkapnya. “Beberapa gerakan lainnya tidak mengapa, baik dan bersih, tapi ada beberapa gerakan yang saya tidak sukai.

“Saya telah banyak membalap sepanjang hidupku, beberapa orang membalap dengan sangat agresif, tapi hari ini sedikit terlalu berlebihan. Saya hampir saja berkali-kali masuk gravel dan saya pikir itu tidak perlu. Saya begitu dekat dengan aspal jadi ini tidak lucu.”

Pembalap asal Australia itu kemudian mengungkapkan pandangannya, dan juga mengatakan bahwa Rossi mengerem lebih awal dari biasanya di tikungan akhir dimana menyebabkannya melebar sebelum akhirnya masuk gravel dan terjatuh.

“Saya hanya mencoba mendapati titik dimana saya dapat lewat dimana saya tahu dia tidak akan masuk kedalam dan menyapu keluar kami berdua,” ungkap Stoner. “Kita disini untuk mendapatkan nilai, bukan unuk mengakhiri balapan. Bahkan ketika saya melebar ditikungan saya dapat saja dengan mudah masuk kebelakang Valentino dan menjatuhkan kami berdua.

“Dia nampaknya banyak mengerem lebih awal dari normalnya. Saya nyaris tetap di sirkuit dan saya sepenuhnya melepaskan rem hanya untuk mengitari dari kanan dia. Saya kecewa dengan kesalahanku. Saya dapat saja menangkapnya, saya berandai. Dia melakukannya beberapa kali di balapan jadi mestinya saya sudah memperkirakannya, tapi waktu itu saya hanya tidak bisa cepat segera berhenti. Saya merasa akan menubruk kebelakangnya jadi saya biarkan melepas rem dan melebar.”

Ketika ditanya apakah dibalapan nanti seharusnya dia lebih agresif, Stoner menjawab: “Saya tidak tahu apakah harus sebab saya pernah mendapatkan masalah sebelumnya. Saya pernah didenda dua tahun lalu karena sedikit mengambil jalan Dani Pedrosa saat kualifikasi. Saya tidak bermaksud tapi saya didenda karenanya.

“Dani atau Valentino tidak akan didenda karena hal ini, tapi saya mendapatkannya. Jadi saya khawatir jika saya melakukan hal yang sama saya akan dipersalahkan, jadi saya lebih suka untuk menjauhinya dan membalap dengan bersih, agresif tapi bersih. Jika setiap orang bermain wajar dan selaras itu baik, tapi saya bertanya-tanya terkadang apakah mereka akan membuat keputusan untuk alasan tertentu.

“Tapi, lihat, Valentino membalap dengan hebat dan saya tidak ada apa-apanya dibandingkan itu, hanya beberapa gerakannya saja, untukku, telah melewati batasnya. Tapi saya berbicara dengannya di podium dan kami memahaminya.”

Rossi menyangkal bahwa dia berlebihan: “Balapan yang hebat. Saya minta maaf Stoner mengeluh. Saya mengerti pertarungan kami sangat agresif, tapi saya pikir dia mengeluh karena dia akhirnya dibelakang. Saya sangat sedih dia marah diawalnya tapi saya pikir setelah balapan seperti ini, itu hal yang normal ketika Anda tertinggal dibelakang.

“Saya pikir pertarungannya normal, saya tidak menyentuhnya, saya tidak pernah melebar. Gerakan overtaking-nya cukup alot tapi saya selalu melewatinya saat mengerem, yang mana saya lebih kuat, Inilah balapan dan setiap overtake sangat jelas bagiku.

“Ada waktu dimana dia mencoba melewatiku dan sikuku bersinggungan dengan bannya, jadi saya yang seharusnya marah!”

Dia juga menyangkal bahwa dia mengerem lebih awal dari biasanya di tikungan akhir dimana Stoner terjatuh.

“Tidak, tidak, tidak. Saya tidak pernah membuat pemikiran seperti itu di karirku dan saya marah jika dia berkata begitu,” tegas Rossi. “Saya bagus meng-overtake, bukan mengerem lebih awal. Saya pikir dia membuat kesalahan dan anda perlu mengakui bahwa ketika Anda membuat kesalahan. Saya tidak mengerem lebih awal pastinya. Saya bahkan tidak tahu dia terjatuh, saya lihat di lap berikutnya.”

Rossi menambahkan bahwa dia benar-benar cukup cepat untuk memenangi balapan dan memperingatkan Stoner bahwa dia harus berjuang keras untuk memenangi kejuaraan.

“Saya bergerak cepat dan berharap langsung didepan dimana Ducati sedikit lebih cepat dari motor kami, Saya tidak berpikir saya telah melambatkannya. Saya ingin menang, Stoner tidak bisa berpikir kita disini untuk main-main: kita bertarung untuk menang, inilah balapan.

“Saya telah membalap dalam waktu yang lama dan, kecuali beberapa tahun belakangan, saya ingat balapan seperti ini dan tidak ada yang mengeluh. Casey sangat kuat, tapi kami cepat dan siap untuk bertarung.”

Rossi menjelaskan salah satu gerakan yang mana Stoner tidak menyukainya, ketika Rossi mengapit melewati Stoner masuk kedalam tikungan memilin dan sedikit keluar gravel saat menuruni bukit.

“Itu menyenangkan, seperti membalap gaya lama dengan overtaking yang sulit. Gerakan itu fantastis, dia mengerem telat tapi saya mengerem lebih telat. Kami sedikit melebar tapi itu tikungan ganjil jadi itu dapat terjadi. Ketika saya sadari saya akan masuk gravel saya sedikit khawatir, tapi gravel disini mempunyai grip yang baik!

“Pada akhirnya, ini merupakan kemenangan yang paling penting tahun ini dan saya pikir saya layak untuk itu. Namun demikian, dia melakukan kesalahannya sendiri.”

3 Tanggapan

  1. pokoknya rossi tetap the best, balapan pakai skill, jangan cuma menang karena motor, hehehe

    http://wirautama.net/stoner-you-lose/

  2. SEMUA YANG DIBILANG STONER ITU ADALAH KARENA KETAKUTANNYA MENGHADAPI SANG JUARA SEJATI (VALENTINO ROSI 46)
    HIDUP ROSSI,
    STONER TIDAK ADA APA-APANYA.

  3. Yeee, Stoner takut kesaing ya? Dia baru tau rasanya duel ama juara dunia 7 kali ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: