Fakta dan Angka Rossi di Musim 2008.

Valentino Rossi

Valentino Rossi

Fakta dan Angka Valentino Rossi meraih gelar Juara Dunia MotoGP musim 2008.

Kembali berada di depan: Kali pertama Rossi memimpin balapan di musim 2008 adalah di lap ke-5 pada seri perdana di Qatar. Itu adalah kali pertamanya Rossi memimpin balapan dengan ban Bridgestone. Podium pertama bersama Bridgestone diraih pada seri ke-2 di Jerez dan kemenangan pertama bersama Bridgestone pada seri ke-5.

Slow starter: Posisi rata-rata Rossi saat lap pertama berlalu adalah posisi ke-5. Rossi hanya sekali saja melalui lap pertama di posisi satu saat di Laguna Seca dan permulaan terburuknya adalah saat di Assen, dimana dia terjatuh saat lap pertama, menempatkannya di posisi ke-14. Rata-rata saat melalui lap pertama Rossi kehilangan satu posisi dari posisi start-nya pada tiap seri.

Perlawanan terhebat: Perlawanan terhebat Rossi adalah saat di Phillip Island, dimana kualifikasinya berada di posisi ke-12 dan melalui lap pertama dapat naik ke posisi ke-8, sebelum akhirnya dapat finis di posisi ke-2 di akhir lomba.

Rossi memimpin: Rossi “hanya” memimpin 170 lap dari 465 lap di musim ini (37%). Terakhir kali Rossi memimpin lomba adalah di lap 14 dari 20 lap di Indianapolis.

Kering dan basah: Dari sembilan kali memenangi seri, 8 diantaranya dalam kondisi kering dan 1 dalam kondisi basah (di Indianapolis).

Beruntun:  Kemenangan beruntun terbanyak Rossi adalah 5 kali berturut-turut (dari seri Laguna Seca hingga Motegi). Dan podium beruntun terbanyak Rossi adalah 9 kali (dari Sachsenring hingga Valencia).

Kualifikasi: Rata-rata posisi kualifikasi Rossi adalah ke-4. Dia hanya 2 kali meraih pole position dan kualifikasi terburuknya saat seri Phillip Island (ke-12) dan Valencia (ke-10). Catatan waktu rata-rata Rossi lebih lambat 0.659 detik dari pembalap pole.

Siap untuk balap: Rata-rata posisi finis Rossi adalah ke-2, dua tingkat lebih tinggi daripada rata-rata posisi start-nya.

Mulai menguat: Rossi mengumpulkan 167 poin selama 9 putaran pertama dan 206 poin selama sembilan putaran terakhir.

Paruh pertama VS kedua:
Sembilan seri awal: 3 (menang), 7 (podium), 1 (pole), 2 (lap tercepat).
Sembilan seri akhir: 6 (menang), 9 (podium), 1 (pole), 3 (lap tercepat).

Menang besar, kalah lebih besar: Rata-rata selisih catatan waktu kemenangan Rossi adalah 6.020 detik, tapi saat dia kalah rata-rata selisihnya adalah 11.771 detik.

Terjauh dan terdekat: Jarak terjauh Rossi saat memenangi balapan adalah 15.004 detik didepan Toni Elias saat di Brno dan jarak terdekatnya adalah 1.943 detik didepan Casey Stoner saat di Motegi.

Kapan saat memaksa: Rossi hanya mencatatkan 5 lap tercepat musim ini. Rata-rata sebagai yang tercepat berada di peringkat ke-2 dan lokasi rata-rata saat menorehkan lap tercepatnya adalah 39.3% dari jarak balapan. Rossi menorehkan lap tercepat di awal lomba adalah pada lap ke-2 (dari 21 lap) di Sepang dan paling telat adalah di lap 18 (dari 22) di Shanghai.

Kecepatan trek lurus: Rata-rata peringkat top-speed Rossi selama akhir pekan balapan di musim 2008 adalah yang ke-6. Rossi tidak pernah mencatatkan sebagai yang tercepat di trek lurus di sepanjang 18 seri balapan musim ini. Top-speed terbaiknya adalah di posisi ke-3 (tiga kali) dan yang terendah adalah ke-10 (di Motegi).

Para lawannya menjadi lebih kencang? Rata-rata, peringkat top-speed Rossi adalah yang ke-5 di paruh awal musim 2008, tapi merosot ke posisi 7 selama paruh kedua, menandakan mesin-mesin para lawannya bertambah baik seiring beberapa seri berlalu.

Yamaha VS Yamaha: Rossi sebagai pembalap Yamaha teratas saat kualifikasi di 8 seri dan finis sebagai yang teratas di 15 dari 18 seri. Rekan satu timnya Jorge Lorenzo menempati posisi teratas saat kualifikasi di Qatar dan Estoril, kemudian Colin Edward memimpin saat di Assen.

Bridgestone VS Bridgestone: Rossi menempati posisi teratas sebagai pembalap dengan ban Bridgestone di 5 seri dan menjadi pembalap Bridgestone teratas saat balapan di 12 seri dari 18 seri balapan.

Balapan yang terluang: Selisih perolehan poin kemenangan Rossi di akhir musim adalah 93 poin dengan Casey Stoner, nyaris sama dengan jumlah poin kemenangan untuk empat seri balapan (100 poin minus 7).

Sebagai perbandingan, Rossi juara di tahun 2005 dengan selisih 147 poin (dengan Marco Melandri), tahun 2004 selisih 47 poin (dengan Sete Gibernau), tahun 2002 selisih 140 poin (dengan Max Biaggi) dan tahun 2001 selisih 106 poin (dengan Max Biaggi).

Enam menjadi satu: Poin keseluruhan Rossi (373 poin) lebih dari jumlah total poin enam pembalap terbawah — Sylvain Guintoli (67), Alex de Angelis (63), Randy de Puniet (61), John Hopkins (57), Marco Melandri (51) dan Anthony West (50).

Pundi-pundi poin: Rossi merupakan satu-satunya pembalap yang menghasilkan poin di setiap seri balapan musim ini (18/18 seri). Andrea Dovizioso, Shinya Nakano dan Sylvain Guintoli juga menghasilkan poin di setiap seri kecuali satu seri saja (17/18 seri).

Pembalap tunggal? Rossi menyumbangkan 341 poin kepada Yamaha untuk perebutan juara konstruktor di 2008 dari total 402, dan menyumbangkan 373 poin untuk perebutan juara tim bagi tim Fiat Yamaha menjadi total 563 poin.

dengan hanya poin berasal dari Rossi, Yamaha masih dapat menang sebagai juara konstruktor selisih 52 poin dengan Ducati, sementara tim Fiat Yamaha masih dapat menempati posisi ke-2 selisih 31 poin dibelakang tim Repsol Honda untuk juara tim!

Tahun ini dan sebelumnya:
2008: 9 (menang), 16 (podium), 2 (pole), 5 (lap tercepat), 373 (poin), Posisi 1 (kejuaraan).
2007: 4 (menang), 8 (podium), 4 (pole), 3 (lap tercepat), 241 (poin), Posisi 3 (kejuaraan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: