Rossi: Segera Perbaiki Set-Up Motor!

Rossi mesti bersusah-payah untuk mengejar Lorenzo di Le Mans.

Valentino Rossi mendesak masalah-masalah mengenai set-up motornya dapat segera diselesaikan agar ia dapat menyamai kecepatan rekan satu timnya, Jorge Lorenzo. Setelah pembalap asal Spanyol tersebut kembali memenangi seri balapan di Perancis setelah sebelumnya juga menang di Jerez.

Lorenzo telah memenangi dua balapan dari tiga seri yang telah digelar yaitu di Jerez dan Le Mans dan telah memberinya keuntungan awal sembilan poin di atas Rossi yang sementara baru memenangi satu seri balapan (di Qatar).

Rossi mengakui bahwa meskipun ia menempati pole position namun kemudian Lorenzo berhasil memimpin balapan, ia tidak begitu berharap akan mampu menang di Le Mans.

“Saya melakukan start yang baik dan mencoba untuk tetap di depan karena saya mengerti tidak memiliki kecepatan yang sama dengan motor yang satunya (Lorenzo),” ujarnya. “Aku tahu tidak ada cara untuk tetap di depan selama 28 lap.”

Sang juara dunia telah terhambat oleh nyeri bahu dalam balapan ini setelah kecelakaan Motocross pada bulan April, tapi ia mengatakan bahwa di Le Mans bukan dengan kebugarannya namun adalah kurangnya capaian waktu motornya. “Aku sangat mengkhawatirkan bahu saya, tapi tidak terlalu buruk – pengaruhnya hanya tujuh atau delapan lap terakhir dan perlombaan selesai [saat itu],” kata Rossi.

“Masalah yang lebih besar adalah dengan setingan motor. Kami tidak memiliki cukup cengkraman saat berakselerasi untuk dapat tetap bersama Jorge, jadi kami harus memahami mengapa dan mencoba untuk membuatnya lebih baik.”

Rossi merasa senang bahwa paling tidak poinnya tetap dekat dengan Lorenzo, dan menyatakan terkejut bahwa Casey Stoner telah jatuh untuk kedua kalinya dalam tiga seri, menjadikan pembalap Ducati nomor satu itu harus bersusah payah dalam kejuaraan.

“Sembilan poin lebih dilihat sebagai keuntungan daripada kerugian, tapi kejuaraan masih panjang,” ungkap Rossi.

“Apa yang tidak saya harapkan adalah hanya bersaing dengan Jorge. Setelah ujicoba pra-musim aku berharap Stoner — mungkin juga Dani [Pedrosa], tapi terutama dengan Stoner — dapat lebih dekat.

“Kadang-kadang, pada suatu balapan dan suatu hari, Anda tidak punya cukup kecepatan untuk mencoba menang. Di masa lalu dengan motor dan ban yang berbeda, hal itu mungkin untuk menciptakan sesuatu selama perlombaan. Sekarang jika Anda tidak memiliki kecepatan, Anda hanya akan terjatuh, jadi 20 poin ini (posisi 2) tidaklah buruk.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: