Casey Stoner Jengkel Kepada Petugas Sirkuit!

Terlihat banyak petugas sirkuit namun tak memberikan bantuan berimbang antara Rossi dan Stoner.

Casey Stoner telah menerima bahwa Valentino Rossi membuat kesalahan balap di Jerez pada hari Minggu, namun yang lebih mengesalkannya adalah perlakuan petugas sirkuit terhadapnya.

Sementara Rossi mampu bergabung kembali dan akhirnya selesai di posisi kelima, Stoner merasa dia tidak mendapatkan bantuan yang cukup dari petugas sirkuit untuk mencoba kembali menyalakan motor Hondanya. Stoner menghentikan mesinnya ketika jatuh untuk menghindari kerusakan.

Akibatnya ia tidak dapat melanjutkan balapan, yang membuatnya harus kehilangan banyak poin kejuaraan.

“Saya mendengar Valentino mendekat dan aku tidak khawatir tentang siapa saja yang melewati saya pada saat itu jadi saya memberinya banyak ruang,” ujar Stoner.

“Ini merupakan insiden balap dan tidak banyak yang bisa kita lakukan, tapi yang yang membuatku frustasi adalah reaksi dari petugas sirkuit yang memberikan bantuan kepada Valentino tapi tidak pada saya, itu luar biasa.”

Tampak disini Stoner mengungkapkan kekesalannya kepada Rossi dengan cara (menyindir) bertepuk tangan. Rossi melambaikan tangannya dengan maksud minta maaf.

Menariknya, Marco Simoncelli mengadukan hal yang sama tentang petugas sirkuit saat ia terjatuh di lap 12.

“Hal yang paling menyebalkan tentang hari ini adalah saya tidak mendapat bantuan sama sekali dari petugas sirkuit, tidak seperti pengendara lain hari ini,” ujar Simoncelli. Motor baik-baik saja dan jika saya dapat beberapa bantuan saya yakin masih dapat melanjutkan balapan dengan baik.”

Manajer tim San Carlo Honda Gresini, Fausto Gresini,  menambahkan: “Hal yang paling saya jengkel adalah tentang bagaimana Marco tidak mendapatkan bantuan apapun dari petugas sirkuit, yang mereka berikan kepada orang lain. Saya tidak ingin terlibat dalam kontroversi! tapi saya pikir harus ada kriteria kesetaraan untuk semua pengendara. “

Satu Tanggapan

  1. jengkel sih boleh, tapi jangan kayak anak kecil yang menyindir dengan memberi tepuk tangan ketika rossi lewat. Ini menunjukkan betapa sombongnya si stoner yang seolah-olah kehebatannya tak tertandingi oleh siapapun. Kejadian itukan tak disengaja, kalo stoner gak bisa melanjutkan balapan itu salah stoner sendiri, kenapa sudah tau kalo mesin RC211V mati payah dihidupkan kamu matikan mesinnya waktu jatuh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: