Rossi: GP11.1 atau GP11?

Valentino Rossi, Ducati Marlboro Team.

Valentino Rossi sekarang kurang yakin apakah akan ia kembali ke Ducati lama GP11, menyusul perbaikan performa motor barunya GP11.1 saat balapan di Sachsenring, Jerman.

Setelah mendapat hasil yang buruk saat kualifikasi untuk GP Jerman, Rossi berujar bahwa GP11.1 yang diperkenalkan 3 seri balapan lalu yang sebagian besar berasal dari motor untuk musim depan, sangat sulit untuk dikendarai.

Rossi meyakini bahwa sebaiknya dia kembali ke GP11 untuk balapan di Laguna Seca daripada mesti bertahan dengan GP11.1.

Namun beberapa perubahan yang dilakukan dalam semalam membuat performa GP11.1 dapat lebih baik dan membantunya mencapai posisi ke-9 saat balapan. Ini lebih meyakinkannya akan potensi dari GP11.1 untuk dipakai di sisa musim ini.

“Pada Sabtu malam saya tidak yakin (untuk memakai motor yang lama di Laguna Seca), namun melihat apa yang terjadi sekarang, kita mesti memikirkanya kembali,” ungkapnya.

“Pada pagi hari (sebelum balapan) kami melakukan modifikasi besar yang belum pernah sebelumnya: yaitu perbedaan keseimbangan berat, dengan lebih banyak berat bergeser ke arah belakang, saya punya cengkraman yang lebih banyak di belakang. Cara ini membuat saya bisa lebih cepat saat menjalani balapan.

“Kami telah membaik, tapi kami selalu berada terlalu jauh dari pembalap lain. Secara keseluruhan, berita buruk yang kami dapatkan adalah bahwa GP 11 milik (Nicky) Hayden dan GP 11.1 milikku kurang lebih sama, sementara kami berharap GP11.1 akan lebih cepat.

“Saya memiliki masalah dengan bagian depan, tapi saya bukan mekanik dan saya tidak tahu harus menyarankan apa. Ini tugas Ducati untuk menemukan jawabannya. Sejauh yang saya tahu, mereka serius berpikir tentang hal itu. Bahkan mungkin tentang penggunaan garpu depan yang lebih kecil.”

Sejak seri GP Italia di Mugello, Rossi tidak bersama dengan kepala mekanik andalannya, Jerry Burgess, karena Burgess harus balik ke Australia untuk menemani istrinya yang sedang sakit dan akan menjalani operasi. Posisi Burgess saat ini digantikan oleh Max Bartolini yang sebelumnya merupakan Manajer Teknis tim Ducati.

Harus diakui, sejak awal musim Rossi mengalami kesulitan yang sangat besar untuk menaklukkan Ducati. Akibatnya, mantan pembalap Honda dan Yamaha ini belum pernah meraih satu kemenangan, dan kini tertinggal 70 poin dari pemimpin klasemen sementara, Casey Stoner. Meskipun demikian, Rossi menyatakan komitmennya untuk tetap setia membela Ducati, yang merekrutnya pada musim ini.

Ketika ditanya tentang masa depannya bersama pabrikan Italia tersebut, Rossi, yang sebelumnya memenangkan gelar juara dunia bersama Honda dan Yamaha, berkata: “Saya sudah menjawab, bahwa ‘Saya berpikir demikian’, yang berarti bahwa tampaknya logis bagi saya untuk bertahan di sini.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: