Rossi Berbicara Tentang GP Amerika.

Valentino Rossi di posisi 6 saat balapan di Laguna Seca, dibuntuti oleh rekan satu timnya, Nicky Hayden.

Valentino Rossi belum juga menunjukkan performa menggembirakan seperti yang diinginkan. Hasil GP Amerika Serikat, Minggu (24/7/2011) sore atau Senin (25/7/11) dini hari memberikan gambaran bagaimana “The Doctor” dan Ducati tunggangannya masih jauh dari persaingan untuk memperebutkan kemenangan sehingga perlu kerja ekstra keras lagi.

Pada seri kesepuluh di Laguna Seca itu, Rossi unggul atas rekan setimnya, Nicky Hayden, dalam perebutan posisi keenam. Juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut sedikit beruntung bisa meraih hasil tersebut karena pembalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, mengalami kecelakaan pada awal lomba sehingga secara otomatis, Rossi, yang start dari urutan ketujuh, naik satu strip.

Akan tetapi, pautan waktu mantan juara di Laguna Seca itu dengan Casey Stoner, selaku pemenang, sangat jauh karena mereka terpisah 30 detik. Secara keseluruhan pun, Rossi hanya berada di peringkat ketujuh untuk catatan waktu terbaik sebuah lap di balapan ini, dan lebih pelan 0,847 detik dari Stoner.

Rossi menyadari, Ducati GP11.1 yang untuk keempat kalinya dipakai sejak GP Belanda 25 Juni lalu itu belum terlalu kompetitif. Jika dibandingkan dengan GP11 yang dipakai pada seri pertama di Qatar, hasilnya nyaris tak jauh berbeda karena waktu itu pun Rossi hanya bisa finis di urutan ketujuh dan jauh tertinggal dari Stoner, yang juga menjadi pemenang.

Meskipun demikian, mantan pembalap Honda dan Yamaha ini tetap berpikiran positif. Dia berharap proses perubahan yang sedang terjadi bisa tetap berlangsung.

“Kami bekerja dengan baik pada akhir pekan ini,” ungkap Rossi, yang sudah berkumpul lagi dengan bos kru, Jerry Burgess. “Kami memulainya dari sebuah posisi yang lebih baik dibandingkan balapan-balapan sebelumnya, dan saya juga melakukan start yang bagus sehingga bisa bertahan dengan para pembalap di depan.

“Saya berhasil menyelesaikan satu lap dengan waktu sekitar 1 menit 22 detik, tetapi kemudian saya dua kali sulit membelok ketika menginjak benjolan di tikungan 5 dan hampir jatuh.”

“Saya masih harus melewati balapan yang sulit setelah itu karena Nicky terus menempel dan tidak memberi kesempatan kepada saya untuk bernapas. Kami tentu saja tidak ingin bertarung untuk memperebutkan posisi keenam, tetapi kami memiliki beberapa masalah pada saat itu dan kita harus mencoba untuk melakukan yang terbaik dengan apa yang dimiliki.”

“Kami kehilangan banyak waktu saat masuk tikungan. Saat itu saya sangat lamban karena tidak punya “feel” yang cukup. Meski demikian, Ducati terus bekerja dan kami harus tetap fokus dan positif, membuat kemajuan selangkah demi selangkah.”

“Dalam jangka pendek, kami harus bisa memangkas waktu sepersepuluh detik agar tetap bertahan di kelompok (bertarung untuk posisi keempat) Spies, Sic, dan Dovizioso. Kemudian kami akan berpikir tentang orang selanjutnya.”

Dalam pertarungan selama 32 lap itu, Rossi hanya unggul kurang dari satu detik dari Hayden, yang menggunakan Ducati GP11. Ini membuat manajer tim Vittoriano Guareschi menilai pembalap Italia tersebut mampu membuat peningkatan selama akhir pekan sehingga dalam lomba dia bisa lebih nyaman.

Seri selanjutnya putaran ke-11 akan berlangsung di sirkuit Brno, Republik Ceko. Tanggal 14 Agustus, setelah rehat musim panas selesai.

source:kompas

2 Tanggapan

  1. assololey icikicik a hem…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: