Rossi: Sekarang Tergantung Ducati.

Valentino Rossi berkata sekarang terserah Ducati apakah mereka dapat memperbaiki masalah pada GP12, Rossi juga bilang rasa percaya diri akan kemampuannya belum berkurang walaupun menemui kesulitan menjinakkan Desmosedici.

Ducati banyak membuat perubahan pada GP12 Desmosedici setelah Rossi mengalami musim tanpa kemenangan selama 15 tahun karirnya di GP pada tahun 2011, dan sekarang Rossi masih menghadapi kesulitan untuk menjinakkan GP12 di seri perdana MotoGP di sirkuit Losail, Qatar, dan hanya mampu finis di posisi 10.

Rekan satu timnya, Nicky Hayden, finis di posisi 6, sementara pembalap satelit Ducati, Hector Barbera, finis di posisi 9 setelah sebelumnya mendahului Rossi di lap akhir.

Kemerosotannya telah menimbulkan pertanyaan yang luas di kampung halamannya, Italia. Rossi berkata masih percaya diri untuk dapat berpeforma — dan masalahnya adalah bergantung pada pengendaliannya terhadap Ducati.

“Umur membatasi Anda, itu benar, tapi tahun yang sulit tidak membuat Anda lupa bagaimana bertahan di kumpulan terdepan. Pendapat saya, Saya masih tahu bagaimana caranya,” ujar Rossi kepada Motosprint.

Sangatlah jelas siapa yang membuat motor kami: [Filippo] Preziosi adalah bosnya dan pemikir dibelakang ini semua. Sekarang tergantung kepada bagaimana dia dapat membantu kami.

“Masalah kami sudah jelas: ada masalah pada bagian belakang saat akselerasi, pendapatku itu berasal dari bagian depan yang menyebabkan hilang kendali.

“Saat masuk tikungan, karena sebab sesuatu yang kami tidak tahu, bagian depan tidak dapat memperpendek tikungan. Hilang-kendali adalah masalah terbesarnya.

“Yang luar biasanya adalah karakteristik (masalah) ini sama dengan semua Ducati yang saya tunggangi sejak 2010: apakah itu versi tanpa sasis, yang bagian depan dengan serat karbon, yang bagian depan dengan alumunium, atau yang dengan sasis penuh … tidak pernah berubah, itu luar biasa.

“Mesinnya juga punya masalah yang sangat penting. Kami perlu mesin yang lebih mudah diatur: milik kami sangat agresif, lebih dari Honda dan sedikit lebih dari Yamaha.

“Dengan mencari performa puncak Anda akhirnya mengabaikan sedikit kemampuan pengendalian. Itu salah. Apa yang kau perlu dari semua power yang ada jika Anda tidak dapat memanfaatkannya?”

Ditanya mengenai perbandingan dengan Casey Stoner, yang mengumpulkan 23 kemenangan dan satu juara dunia dengan Ducati, Rossi mengatakan, Stoner telah beradaptasi karena dia berkembang bersama tim.

“Dia [Stoner] memiliki gaya balap yang sangat aneh dan dia juga masih muda pada tahun 2007, jadi lebih mudah baginya untuk beradaptasi dengan Ducati,” jelas Rossi.

“Dia berkembang bersama Ducati, jadi dia harus berterima kasih kepada Ducati karena telah belajar untuk membalap dengan cara dia membalap hari ini karena ia dibesarkan dengan motor ini, yang jika Anda tidak membalap dalam cara tertentu, Anda pasti kacau.”

Rossi mengatakan ia berharap untuk tetap bersama Ducati selama dua tahun lagi, tapi dengan keadaan sekarang penempatan ambisinya dipertanyakan kembali.

“Saya datang ke sini pada akhir tahun 2010 dengan ide membalap selama dua tahun dan mencoba untuk menang dengan Ducati. Tapi sulit. Walaupun, saya ingin tinggal dua tahun lagi,” tambahnya.

“Jika kita berusaha baik dan mampu bertarung untuk tempat kelima atau keenam saya tidak terlalu senang dengan hal itu: Jika Anda harus bertarung untuk tempat kelima, sedikit demi sedikit Anda akan kehilangan antusiasme.

“Dengan balap seperti ini, Anda kehilangan kesenangan membalap. Selain ego, saat Anda diatas lintasan dan tahu Anda akan selalu dikalahkan, itu bertambah sulit. Dan jika Anda tidak menikmati diri Anda sendiri di lintasan, segala sesuatunya bahkan lebih berat lagi.

“Kita harus mencoba semuanya bersama-sama, untuk melakukan terbaik yang kami bisa hingga akhir tahun dengan motor yang jauh lebih baik. Ini akan menjadi hal terbaik karena akan memecahkan banyak masalah.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: