Apa yang Terjadi dengan Rossi bersama Ducati.

Rossi bertarung untuk posisi ke-9 di GP Jerez, Spanyol 2012.

Rossi bertarung untuk posisi ke-9 di GP Jerez, Spanyol 2012.

Di waktu-waktu lalu kita tidak peduli Rossi start dari posisi 10 ataupun 13, nantinya Rossi pasti akan merangsek ke posisi depan dan bertarung untuk posisi 1,2 ataupun 3. Namun sekarang kita bingung kalau Rossi start dari posisi tersebut, toh, start dari posisi 5 saja belum tentu dia dapat bertarung di posisi 1,2 ataupun 3.

Kita masih percaya dengan kemampuan Rossi mengetahui masalah pada motornya, makanya Rossi terkenal dengan sebutan “The Doctor” karena dia penyembuh dari motor-motor yang sakit. Namun situasi buruk yang dialaminya bersama Ducati seakan-akan tidak akan pernah sampai menemukan solusi yang dibutuhkan. Solusi yang kita dengar terkadang hanya harapan-harapan semu saja yang timbul kemudian hilang begitu saja.

Sejak musim lalu saat Rossi berpindah ke Ducati kita “merasa” yakin bahwa Rossi akan lebih hebat bersama Ducati, tapi apa yang terjadi? seri demi seri berlalu seakan-akan Rossi seperti pembalap Superbike yang naik kelas ke MotoGP, sangat bingung menjinakkan Ducati yang bertenaga besar. Sampai-sampai para fans “The Doctor” mengatakan bahwa Ducati adalah motor ‘cacat’ yang tertutupi masalahnya karena dapat dijinakkan oleh pembalap hebat macam Casey Stoner.

Kita tahu sejak Casey Stoner menunggangi Ducati berbalut Bridgestone, motor tersebut menjadi sangat superior di tahun 2007 dibandingkan motor-motor pabrikan Jepang berbalut Michelin, tapi ada yang aneh, pembalap Ducati lainnya seakan-akan tidak pernah bisa menyamai prestasi Stoner sebagai juara dunia kala itu dan mereka selalu terseok-seok hanya untuk menggapai posisi 10 besar saja. Dan itupun ke-superior-annya hanya bertahan satu musim saja.

Kita masih percaya bahwa Valentino Rossi bersama Burgess merupakan pengembang motor yang handal, bagaimana mereka membangun Honda kemudian Yamaha yang 13 tahun! paceklik juara dunia, ketika ditanganinya langsung meraih titel juara dunia. Apakah karena waktu itu lawan-lawannya payah? Tidak ada pembalap payah di MotoGP mereka kebanyakan adalah para juara-juara dunia di arena Granprix, tidak cukup hanya modal berani “ngebut” saja bisa menjadi seorang juara dunia.

Ada sebagian yang mengatakan faktor usia Rossi (34 tahun) atau kecelakaan parah di tahun 2010 mempengaruhi performanya saat ini, itu mungkin saja. Tapi disamping semua gonjang-ganjing tersebut, kita masih percaya akan kemampuan “The Doctor”. Ketika Rossi selalu dikalahkan Stoner saat dimulainya era 800cc tahun 2007, publik mengatakan bahwa Rossi hanya mencari-cari alasan saja ketika mengatakan ban adalah faktor utama kekalahannya (Michelin vs Bridgestone) dan Rossi sudah mulai ‘tua’. Tapi kemudian dia buktikan kebenaran ucapannya tersebut, tahun 2008 Yamaha mengganti bannya dengan Bridgestone dan Rossi kembali menjadi juara dunia.

Sekarang Rossi mengatakan masalah utama pada Ducati saat ini adalah masalah saat akan memasuki tikungan. Dia tidak dapat merasakan ‘tingkah’ bagian depan saat memasuki tikungan hingga membuatnya selalu kehilangan banyak waktu di tikungan. Kita semua tahu tikungan merupakan senjata utama para pembalap melewati lawan. Rossi berujar bahwa masalah yang ada pada bagian depan akibat limpahan masalah yang ada dibelakang, jadi bagian belakanglah yang mesti dibenahi terlebih dahulu, ini tergantung kepada para “tukang insinyur” di Ducati untuk mencari solusinya. Rossi hanya seorang “Dokter” yang mengetahui ada suatu penyakit namun belum ada obatnya karena dia bukan “Ilmuwan Periset Obat”.

Sekarang, apakah Rossi akan kembali membuktikan ucapannya tersebut? Selanjutnya, apa yang akan terjadi pada Rossi bersama Ducati? hanya waktu yang akan menjawabnya ^_^

Tulisan ini hanyalah sebuah “opini pribadi” yang tidak semua orang harus “mempercayainya” ataupun “menyetujuinya”. Piss bro! Salam MotoGP!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: