Rossi Ujicoba Ferrari F2008.

Ujicoba Valentino Rossi bersama dengan Ferrari F1 terus mengalami kemajuan. Meski terhadang oleh cuaca yang kurang mendukung dan beberapa masalah teknis, catatan waktunya mengalami kemajuan yang bagus dengan mengendarai mobil F1 Ferrari F2008.

Rossi sedang melaju bersama Ferrari-nya di sirkuit Catalunya, Spanyol, namun harapannya untuk mendapatkan catatan waktu yang bagus terhalang oleh hujan, sementara itu masalah teknis juga banyak membuang waktunya untuk melahap lintasan.

Meskipun demikian di sore harinya lintasan mengering hingga akhirnya dia dapat melahap putaran dengan tanpa gangguan dan menghasilkan catatan waktu 1 menit 35,5 detik. Secara bertahap Rossi memangkas catatan waktu sebelumnya hampir sepuluh detik lebih cepat dan mencatatkan waktu terbaiknya di 1 menit 25,6 detik.

Catatan kualifikasi di sirkuit Barcelona yang dibukukan oleh pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen, dengan mesin yang sama adalah 1 menit 20.7 detik. Dengan acuan ini Rossi merasa puas atas penampilannya kali ini.

“saya sangat senang karena hari ini ujicoba berjalan baik. Kami mendapat beberapa masalah saat lintasan basah, tapi pada sore hari menggunakan ban slick kami beberapa kali mencatatkan waktu terbaik karena lintasan telah mengering.”

Rossi akan kembali menjajal Ferrari F2008 pada hari Kamis, waktu setempat.

Iklan

Rossi: Ferrari F1 dan Usus Buntu.

Rossi ujicoba mobil Ferrari F1.

Juara dunia MotoGP tujuh kali, Valentino Rossi akan melakukan ujicoba dengan mobil Ferrari F1 di Barcelona hari Rabu dan Kamis ini meskipun sedang menderita radang usus buntu.

Superstar MotoGP tersebut minggu lalu sempat sebentar dirawat di rumah sakit akibat sakit akut pada perutnya. Untungnya tidak diperlukan pembedahan dan Rossi kemudian diperbolehkan berobat jalan untuk memulihkan usus buntunya yang meradang.

Kondisi Rossi saat ini dikatakan telah membaik, oleh karena itu ujicoba dengan Ferrari F1 dapat diteruskan sesuai jadwal. Ujicoba ini merupakan hadiah baginya karena berhasil memenangi kejuaraan dunia MotoGP 2009. Karena ketatnya peraturan ujicoba mobil F1, Rossi hanya diperbolehkan mencoba mobil F1 Ferrari tahun lalu. Ujicoba ini akan bertempat di Circuit de Catalunya, Spanyol.

Hampir tepat satu tahun lalu di malam sebelum pengujian pra-musim MotoGP Sepang, Rossi mendapat jahitan di tangan dan kakinya akibat terjatuh ke meja kaca di rumahnya namun Rossi masih dapat ikut ambil bagian pada ujicoba di Sepang kali itu.

Ujicoba MotoGP 2010 akan dimulai kembali di Sepang pada awal bulan Februari.

Ducati Desmosedici GP10.

Stoner dan Hayden dengan Ducati Desmosedici GP10

Ducati Desmosedici GP10

Tim Ducati Marlboro secara resmi telah membuka selubung motor terbaru mereka untuk perebutan Kejuaraan Dunia MotoGP 2010 bersama Casey Stoner dan Nicky Hayden yang berharap dapat mengembalikan kejayaannya di musim ini diatas Ducati Desmosedici GP10.

Meskipun mantan Juara Dunia MotoGP Nicky Hayden secara tidak sengaja merusak kejutannya akibat sebelumnya telah mem-posting foto terbaru GP10 di situs pribadinya, Ducati hari ini secara resmi meluncurkan motor terbarunya dan berharap dapat kembali merebut gelar kebanggaan di kelas premier pada tahun 2010.

Baik Hayden dan sesama mantan juara dunia, Casey Stoner, memang memiliki harapan tinggi dengan mesin terbaru Ducati, Hayden menggambarkannya sebagai ‘paket yang tangguh’. Terlebih lagi, Stoner mengatakan tentang ‘Big Bang’ Ducati yang baru, yang ia yakin akan meningkatkan traksi, penanganan dan kemampuan berkendara keseluruhan.

Stoner Menjelaskan Ducati Terbarunya.

Casey Stoner

Casey Stoner meyakini akan peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP di 2010, dia berpendapat motor baru Ducati lebih tangguh dari tahun lalu.

Meskipun dia hanya berada di posisi keempat dalam klasemen akhir pembalap di musim lalu akibat absen di tiga seri, kemudian ia kembali dengan kekuatan baru dan memenangi dua dari empat seri terakhir yang diikutinya tahun lalu.

Stoner telah mengujicoba Ducati barunya pada akhir musim lalu di Valencia dan langsung terkesan akan performa motor tersebut.

Juara dunia 2007 tersebut meyakini bahwa peluangnya di musim mendatang sangat besar.

“Beberapa tahun terakhir saya pikir kami memiliki kesempatan yang baik untuk memenangkan kejuaraan,” ujar Stoner kepada wartawan dalam jumpa pers Wrooom di Madonna-di-Campiglio. “Keadaan berubah, kesalahan saya, dan itu suatu hal yang tak dapat kami hindari.

“Saya benar-benar menanti-nantikan tahun ini. Ini kali pertamanya saat off-season dalam tiga tahun terakhir dimana saya tidak sedang cedera atau menjalani semacam operasi (medis).

“Pada ujicoba terakhir di Valencia kami mencoba motor baru, konfigurasi mesin baru, saya benar-benar menyukainya. Kami memiliki lebih banyak traksi.

“Banyak yang telah kami kerjakan dengan motor tersebut menimbang bahwa Valencia adalah sirkuit yang sangat bagus untuk motor kami, kami masih dapat melakukan pekerjaan yang sangat bagus dengan konfigurasi mesin yang baru, membuat motor menjadi sedikit lebih stabil di sepanjang musim, jadi kami sangat senang dengannya dan kami percaya itu akan membantu di trek yang di waktu lalu menyulitkan kami.

“Pada saat ini kami sangat senang dan yakin dapat melakukan sedikit lebih banyak lagi di sepanjang musim nanti.”

Meskipun Stoner mengakui bahwa konfigurasi mesin baru Ducati kemungkinan akan memangkas kecepatan puncak motor, namun ia bersikeras bahwa pengendalian motor akan jauh lebih baik dan itu merupakan kompromi yang pantas.

Dia juga berpendapat hal itu akan memberi kemudahan bagi tim-tim satelit, yang biasanya kesulitan dengan motor tersebut di waktu lalu.

“Mengingat itu adalah ujicoba pertama mesin, performanya sangat baik,” tambahnya.

“Kami tentu saja kehilangan sedikit kecepatan puncak, tapi ketika mencoba di Valencia saya dapat lebih cepat keluar dari tikungan terakhir berkat traksi ekstra kita dengan akhir kecepatan tertinggi yang berimbang.

“Saya tidak tahu apakah kita akan kalah di kecepatan puncak, mungkin hanya pada trek lurus yang sangat panjang, tapi saya pikir di sepanjang lintasan kita akan lebih baik, membuat motor lebih mudah dikendalikan, kita akan membuat motor jauh lebih mudah ditangani. Saya pikir para pembalap di tim Pramac akan menyukai mesin ini juga.”

Stoner memperhitungkan, Valentino Rossi, juara dunia di dua musim terakhir, akan kembali menjadi pembalap yang harus dikalahkan pada tahun 2010.

“Jelas Valentino adalah salah satu yang harus dikalahkan. Dia memenangi kejuaraan dunia dua tahun terakhir secara berturut-turut.

“Terkadang Valentino sangat cepat di akhir pekan (sesi latihan) dan kesulitan pada saat lomba, lain kali Anda pikir dia kesulitan di sesi latihan dan dalam lomba ia mengeluarkan semuanya dan membalap dengan sangat baik.

“Jorge [Lorenzo] sedikit lebih mudah untuk ditebak. Ketika segala sesuatu tidak berjalan baik baginya selama akhir pekan biasanya dia tidak banyak berubah dalam lomba, sedangkan dia biasanya lebih sering tidak begitu bagus di sepanjang akhir pekan dan terus di perlombaan. Mereka berdua memiliki berbagai poin dan berbagai cara yang berbeda menghadapi balapan.”

Rossi: Saya Terlalu Tua untuk F1.

Valentino Rossi

Valentino Rossi mengatakan dia tidak punya rencana untuk beralih ke roda empat dalam waktu dekat, dan berpendapat bahwa ia akan terlalu tua untuk serius di balap mobil ketika telah pensiun dari MotoGP.

Rossi yang kini berusia 30 tahun pernah ikut ambil bagian dalam beberapa seri reli mobil dan juga ikut ujicoba untuk tim F1 Ferrari.

Dia mengakui bahwa nantinya ia ingin berkompetisi dalam ajang reli mobil, tetapi hanya ketika karir MotoGP berakhir.

“Tidak banyak yang berubah dalam tubuh pria berusia antara 22 dan 34 jadi aku masih punya waktu yang tersisa,” ungkap Rossi kepada Reuters pada hari Senin.

“Saya akan mempertimbangkan untuk beralih ke mobil, mungkin reli.” Dia menambahkan: “Ketika aku selesai dengan sepeda motor, aku mungkin ingin ikut beberapa musim di reli mobil. Aku tahu F1 pasti akan lebih mudah tapi pada saat saya selesai di MotoGP, saya akan terlalu tua untuk F1.”

Rossi-Lorenzo Akan ke Indonesia.

Yamaha sepertinya semakin percaya saja pada keampuhan ikon Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, dalam mendongkrak penjualan Yamaha di Indonesia.

Makanya, bulan Februari 2010 ini, kalau memang Anda penggemar jagoan balap motor MotoGP, siap-siap untuk bertemu dengan pembalap tersebut. Yamaha Indonesia kembali membuka kesempatan temu muka dengan dua pembalapnya itu.

“Rencananya begitu, Februari ini kita datangkan mereka (Rossi-Lorenzo), tapi
sampai sekarang belum dapat jadwal resminya,” ujar Promotion Supervisor PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Indra Dwi Sunda, kepada detikOto, Senin (11/1/2010)

Namun, Indra membantah bila kedatangan mereka berdua untuk meluncurkan sebuah motor baru. “Bukan, bukan untuk produk baru, Rossi kan sudah pegang Jupiter MX, sedang Lorenzo pegang New Jupiter,” kilah Indra.

Selain itu, mulai musim MotorGP 2010 ini, stiker ‘Yamaha Semakin di Depan’ akan mulai ditempel pada fairing Fiat Yamaha MotoGP yang ditumpaki Rossi dan Lorenzo.  “Rencananya, kita coba selama satu musim ini,” tambah Indra.

sumber:detiksport

Aoyama Mengalahkan Simoncelli di Ujicoba Sepang.

Pembalap pendatang baru di MotoGP, Hiroshi Aoyama dan Marco Simoncelli melanjutkan persiapan mereka untuk musim 2010 dengan ujicoba tiga hari di sirkuit Sepang, Malaysia.

Para ‘rookies’ diperbolehkan untuk melakukan ujicoba terbatas dengan jarak tempuh yang juga dibatasi, para mantan pembalap 250cc mengambil kesempatan ini untuk memperoleh lebih banyak pengalaman lagi sebelum Natal. Selain hujan yang mengguyur lintasan pada sore hari mereka menikmati cuaca kering sepanjang ujicoba berlangsung.

Pembalap Honda Interwetten, Hiroshi Aoyama, merupakan pembalap tercepat pada ujicoba kali ini, catatan terbaiknya 2 menit 2,3 detik mengalahkan Simoncelli dari Gresini Honda dengan 0,9 detik.

“Sangat penting bagi kami melakukan ujicoba di Sepang saat ini,” ujar Aoyama. “Keadaannya ideal; terlepas dari hujan yang terjadi Selasa sore.

“Saya harus banyak belajar, karena motor MotoGP berbeda jauh dengan 125cc dan 250cc. Saya harus membiasakan diri dengan kontrol traksi dan kenyataan bahwa semua bekerja secara elektronik. Saya puas dengan hasil hari ini, tapi saya ingin melakukan lebih banyak lagi.”

Simoncelli merasa dia dapat lebih cepat, tapi cukup puas dengan catatan waktu yang dicapainya.

“Saya gembira. Saya berharap dapat sedikit lebih cepat lagi tapi catatan waktu lap bukanlah target utama kami disini dan saya sangat puas dengan apa yang telah kita peroleh,” ujarnya setelah selesai ujicoba pada hari Rabu.

Untunglah hari ini hujan tidak turun dan kami dapat melakukan simulasi balapan. Saya melakukan 21 putaran dengan catatan waktu konsisten 2 menit 4 detik — bahkan selama beberapa lap terakhir dimana kondisi ban sudah mulai habis. Sebelumnya catatan waktu saya 2 menit 3,2 detik tapi saya merasa dapat sedikit lebih cepat lagi jika saja lintasan berada dalam kondisi yang lebih baik.”