Tak Ada Kejutan dari Doni Tata.

Doni Tata PraditaTidak ada kejutan lagi dari Doni Tata Pradita dalam penampilannya di Mugello. Pada GP Italia kelas 250cc, Minggu (1/6/2008), pembalap Indonesia itu start dan finish di urutan terakhir alias posisi buncit.

Doni memang lebih beruntung dari enam pembalap yang tak mampu menyelesaikan lomba karena berbagai insiden. Meski demikian tidak ada pembalap lain yang finish di belakang dia dan Doni pun tidak kebagian poin karena posisinya adalah 17.

Secara keseluruhan tidak ada kejutan dari pembalap tim Yamaha Pertamina Indonesia itu di Mugello. Di dua sesi latihan ia mampu mengalahkan satu pembalap, yakni Russel Gomez asal Spanyol. Tapi rivalnya itu finish di depan dia saat balapan.

Begitu pula di sesi kualifikasi. Di sesi pertama Doni bahkan melebihi batas waktu yang ada sehingga torehan waktunya tidak dicatat. Sedangkan saat mencari posisi start, ia juga tak bisa berbuat lebih baik.
Baca lebih lanjut

Iklan

Hasil Kelas 250cc, Kallio 1st, Doni Tata 15th.

Akhirnya pembalap Indonesia, Doni Tata dapat meraih targetnya untuk dapat poin di kelas yang baru dia jalani ini walaupun baru hanya 1 poin, kita harap ini merupakan jalan pembuka untuk balapan selanjutnya … Goooooo Doni!

Pos.     Rider     Nation     Team     Total time
1     M. KALLIO     FIN     Red Bull KTM 250     48’12.217
2     H. AOYAMA     JPN     Red Bull KTM 250     + 3.238
3     M. PASINI     ITA     Polaris World     + 13.811
4     M. SIMONCELLI     ITA     Metis Gilera     + 18.474
5     A. DEBON     SPA     Lotus Aprilia     + 21.066
6     H. BARBERA     SPA     Team Toth Aprilia     + 25.158
7     Y. TAKAHASHI     JPN     JiR Team Scot 250     + 29.990
8     R. WILAIROT     THA     Thai Honda PTT SAG     + 39.871
9     A. ESPARGARO     SPA     Lotus Aprilia     + 48.344
10     H. FAUBEL     SPA     Mapfre Aspar Team     + 55.470
11     R. LOCATELLI     ITA     Metis Gilera     + 55.832
12     A. BAUTISTA     SPA     Mapfre Aspar Team     + 1’00.442
13     E. LAVERTY     IRL     Blusens Aprilia     + 1’00.732
14     F. LAI     ITA     Campetella Racing     + 1’36.975
15     D. PRADITA     INA     Yamaha Pertamina Indonesia     + 1’37.080
16     I. TOTH     HUN     Team Toth Aprilia     + 1’45.018
17     R. GOMEZ     SPA     Blusens Aprilia     + 2’13.718

Tidak Finis:
A. BALDOLINI     ITA     Matteoni Racing     7 Lap
J. SIMON     SPA     Repsol KTM 250cc     16 Lap
T. LUTHI     SWI     Emmi – Caffe Latte     16 Lap
K. ABRAHAM     CZE     Cardion AB Motoracing     17 Lap

L. PESEK     CZE     Auto Kelly – CP     19 Lap

M. POGGIALI     RSM     Campetella Racing

Jorge Lorenzo Paska Operasi Lengan.

Jorge Lorenzo post-operation

Lorenzo pulih dengan baik setelah sukses menjalani operasi di tangan kanannya.

Pembalap tim Fiat Yamaha Jorge Lorenzo telah pulih dengan baik setelah sukses menjalani operasi di tangan kanannya. Di tiga balapan pertama pemuda 20 tahun tersebut menderita sakit akibat sindrom kompartemental, biasanya disebut ‘Pompa Lengan’, operasi medis tersebut dilaksanakan oleh Dr. Xavier Mir, kepala bedah tangan dari Institut Universitari Dexeus di Barcelona.

Prosedurnya, yang mana umum bagi para pembalap MotoGP adalah, bertujuan untuk mengendurkan kompresi otot di dalam lengan guna menghilangkan rasa sakit dan hilangnya tenaga, yang mana terjadi khususnya ketika stres. Keputusan untuk melakukan operasi diambil saat dimana waktu jeda balapan mencukupi guna pemulihan secara maksimal sebelum seri berikutnya dimulai, yaitu seri GP Cina tanggal 4 mei nanti. Lorenzo telah mengadakan jumpa pers bersama dengan manajernya Dani Amatrian, ibundanya Marxeda Guerrero dan Dr. Xavier Mir. Dia sekarang berada di London untuk melanjutkan program pemulihan di rumah.

Dr. Mir berkomentar: “Operasi medis telah berjalan sukses dan luka bekas operasi akan sembuh dengan cepat. Kami memutuskan hanya mengoperasi satu lengan saja sebab, kami percaya bahwa hal tersebut akan membuat Lorenzo lebih siap saat gelaran di Cina. Banyak pembalap telah melakukan operasi seperti ini dan pengalaman menunjukkan bahwa mereka tidak perlu mengoperasi tangan yang satunya lagi. Jorge sekarang dalam tahap pemulihan, dan atlit elit seperti dia, kami berharap dia akan pulih lebih cepat dari biasanya.”

Lorenzo berkata: “Saya sedikit takut sebelum operasi tapi sekarang saya sangat senang sebab kelihatannya segala sesuatunya berjalan dengan baik seperti yang kami harapkan! Ini merupakan pilihan yang berat tapi saya pikir ini yang terbaik sebab seri Cina sudah dekat, tapi tidak terlalu dekat dan kami punya cukup waktu guna pemulihan. Saya menderita sakit di tiga balapan sebelumnya, termasuk di Portugal, dan saat itu sangat sulit untuk membalap secara maksimal, jadi kami pikir tepat untuk menjalani operasi ini.”

“Dokter memastikan padaku bahwa saya akan mampu membalap di Cina. Kami tidak mempunyai banyak waktu dan ini merupakan kesempatan terakhir sebelum rehat musim panas nanti, tanpa harus ketinggalan seri balapan. Saat ini saya punya waktu untuk pemulihan dan saya akan melakukannya secara maksimal agar saya berada dalam kondisi yang baik saat nanti di Cina — bahkan saya akan tetap kesana walau apapun yang terjadi, meskipun saya harus membalap dengan satu tangan!

“Sekarang saya kembali ke rumahku di London dan beristirahat sebelum nantinya saya terbang menuju Cina. Masalah terbesarku saat ini adalah cukup sulit untuk melakukan sesuatu saat ini jadi ibundaku yang akan mengurusi saya!” 🙂 anak mami …

Doni Jatuh Bangun di Estoril.

Doni Tata PraditaDoni Tata Pradita ternyata harus melewati perjuangan berat untuk dapat finish di MotoG Portugal. Pembalap tim Yamaha Indonesia ini sempat mengalami kecelakaan di Estoril.

Doni memang hanya finis di posisi terakhir yaitu peringkat ke-19 saat lomba 250cc di Estoril, Minggu (13/4/2008). Meski demikian, semangat juang pembalap asal Sleman ini memang pantas dipuji karena masih dapat finis meskipun sempat terjatuh.

Pada lap kedua, Doni rupanya terlibat kecelakaan dengan pembalap asal Cina Chow Ho Wan dari tim Aprilia. Akibat benturan dengan Chow, Doni sempat terjatuh namun bisa kembali ke atas motor Yamahanya dan melaju sendirian hingga garis finish.

Doni terjatuh setelah sempat bersentuhan dengan Chow yang tidak dapat meneruskan lomba. “Saat saya mencoba menghindari Chow saya menyentuhnya dengan sikut saya dan fairing dan dia terjatuh ke sisi luar,” ungkapnya lewat rilis yang diterima detiksport, Senin (14/4/2008)

“Saya melepas rem dan ketika saya belok kiri, roda depan tak terkendali dan saya terjatuh. Saya beruntung karena masih dapat menghidupkan mesin dan mendirikan motor kembali dapat melanjutkan lomba tersebut,” kata pembalap berusia 18 tahun ini.

“Kemudian muncul masalah ketika bagian atas fairing patah dan tidak bisa melindungi saya dari tekanan udara, khususnya saat melaju lurus karena terasa aneh karena angin menggerakan saya ke kiri dan ke kanan. Tapi saya senang bisa finis di lomba ini,” ungkapnya.

Meski pun hanya finis di posisi buncit namun perjuangan Doni tetap mendapatkan pujian. “Sangat tidak beruntung bahwa Doni mengalami insiden di lap kedua. Namun dalam balapan seperti ini hal in bisa saja terjadi,” kata Direktur Teknikal Franz-Josef “Sepp” Schlogl.

“Saya pikir ini sangat positif Doni tidak menyerah dan masih mampu membawa motor hingga finis, meskipun tidak dalam kondisi yang bagus. Ini selalu menyenangkan pembalap Anda memberikan segalanya dan mencoba yang terbaik hingga finis,” ujar Sepp.

Team Principal Yamaha Kino Contreras juga tetap melihat hal positif yang telah dilakukan Doni. “Kami tetap berpikir positif. Tiga kali finis di tiga balapan tidaklah buruk. Kami sekaang bersiap untuk Cina dan berharap kami tidak mengalami insiden di sana,” ungkapnya.

sumber:detikcom

Toseland bersiap untuk Debut Mesin Pneumatik

James ToselandPendatang baru di kancah MotoGP James Toseland dipastikan akan memakai mesin lansiran terbaru Yamaha berkatup-pneumatik untuk kali pertama saat gelaran GP Portugal akhir pekan nanti di sirkuit Estoril.

Pembalap Inggris ini, seperti juga rekan satu timnya Colin Edward, sebelumnya membalap dengan memakai mesin Yamaha “standar” berkatup-per selama dua seri pembuka lalu, dan terlihat sukar sekali bertarung dengan pembalap pabrikan saat di lintasan lurus.

Karena Kekurangannya di lintasan lurus membuat juara dunia ganda superbike ini melakukan aksi-aksi overtake ditikungan yang cukup “berani” dan kerap kali bersinggungan dengan pembalap lain.

Toseland – menempati posisi ke-6 dari dua seri lalu – menderita infeksi paru-paru saat gelaran di Jerez lalu, dan berharap dapat berada dalam kondisi fisik yang lebih baik di Estoril dan juga tidak akan terlalu khawatir dengan lintasan lurus panjang di sirkuit Estoril.

“Saya berharap cuacanya akan sedikit lebih hangat daripada di Inggris akhir pekan ini,” ungkap James, yang menghadiri  seri pembuka BSB (British Superbike) di Brand Hatch yang akhirnya batal karena sirkuit di penuhi salju tebal. “Saya sekarang merasa lebih baik daripada di Jerez tapi saya masih dalam pengobatan dengan antibiotik dan masih batuk.

“Saya sangat menantikan untuk balapan kali pertama di Estoril dan dipastikan saya akan memakai mesin Yamaha terbaru. Sangat senang rasanya dapat bertarung di lintasan lurus dengan yang lainnya daripada hanya main kejar-tangkap,” tegasnya.

Pembalap pabrikan Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo  telah menggunakan mesin Yamaha berkatup-pneumatik sejak balapan perdana musim 2008 digelar.

Motor Toseland lebih lambat 7 kpj dari motor tercepat tim Fiat Yamaha (Rossi) saat kualifikasi di Qatar dan 9 kpj lebih lambat saat kualifikasi di Jerez (dengan Lorenzo). Saat ini motor Ducati masih tetap lebih kencang beberapa kilometer/jam dari Yamaha M1 berkatup-pneumatik.

Latihan bebas pertama di sirkuit Estoril akan digelar Jum’at pagi waktu setempat (10am, 11/04/08).

Capirossi Kini Cari Kemenangan

Loris Capirossi at JerezTampil kompetitif di Jerez memunculkan optimisme dalam diri Loris Capirossi. Ia pun kini berani memasang target meraih kemenangan dan podium teratas.

Capirossi menjadi pembalap kelima yang menembus garis finis saat seri MotoGP 2008 berlanjut di Jerez akhir pekan kemarin. Torehan itu jauh lebih baik ketimbang saat dirinya tampil di sirkuit Losail pada 10 Maret.

Maka tak salah jika pembalap veteran Italia itu cukup optimis bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi, bahkan mengisi podium juara di seri-seri berikutnya.

“Kami sempat kehilangan konsentrasi, tapi pada akhirnya kami mampu mengambil jalan yang benar untuk bisa menjadi kompetitif,” tandas Capirossi kepada harian Gazzetta dello Sport.

“Sekarang ini, Suzuki sudah berkonsentrasi penuh pada motor kami. Kami harus menang, dan saya ingin mempersembahkan kemenangan pertama untuk mereka tanpa datangnya hujan, seperti halnya saat saya bersama Ducati,” lanjut pembalap yang kini berjuluk T-Rex itu.

Capirossi sendiri kini menempati peringkat ketujuh di klasemen sementara pembalap, dengan 19 poin, sama dengan jumlah angka yang dikumpulkan juara dunia 2006 Nicky Hayden.

sumber:detikcom

GP250cc – Doni Tata Finis ke-16

Doni Tata PraditaDrama di sirkuit Jerez memunculkan Mika Kallio sebagai juara pertama kelas 250cc. Sementara pembalap asal Indonesia, Doni Tata, menyelesaikan lomba di urutan 16.

Awalnya balapan sepanjang 26 lap itu, yang digelar Minggu (30/3/2008), dikuasai oleh Alvaro Bautista dan Marco Simoncelli. Keduanya tampil dominan sejak awal dan telibat aksi saling susul di sepanjang lomba.

Pada delapan lap terakhir dominasi keduanya tak terpatahkan. Memimpin berdua di depan, Bautista dan Simoncelli meninggalkan jauh para pesaingnya di belakang sehingga membuat baapan seri kedua ini seolah-olah menjadi milik mereka berdua.

Tetapi, posisi pertama yang selalu berada di tangan Bautista sejak awal sempat direbut oleh Simoncelli pada lap 23. Tak butuh waktu lama bagi Bautista untuk kembali mengambil alih pimpinan lomba karena satu lap berselang ia sudah kembali memimpin.

Pada lap terakhir terjadilah insiden yang tak diduga oleh keduanya. Simoncelli yang berusaha menyalip Bautista tak sengaja menyenggol bagian belakang motor Bautista sehingga keduanya pun jatuh dan tak dapat melanjutkan lomba.

Praktis Mika Kallio yang tak memiliki lawan dan berada di posisi ketiga langsung menempati urutan pertama. Kallio bisa dibilang beruntung karena saat itu jaraknya dengan dua pembalap terdepan terpaut sangat jauh. Rider Finlandia itu menyelesikan lomba dengan catatan waktu 45 menit dan 27,908 detik.

Sementara itu Doni Tata yang mengawali lomba dari posisi 23, harus puas kembali finis di posisi terakhir, yakni 16. Doni menorehkan catatan waktu 45:52,650 atau terpaut satu lap dari sang pemenang lomba. Sebelumnya, pada seri pertama di Losail, Doni finis di urutan 17, sedangkan enam pembalap tidak menyelesaikan lomba.

Hasil GP 250cc:

  1. Mika Kallio KTM 45:27,908
  2. Mattia Pasini Aprilia +4,277
  3. Yuki Takahashi Honda +4,287
  4. Hiroshi Aoyama KTM +4,876
  5. Hector Barbera Aprilia +5,968
  6. Alex Debon Aprilia +13,633
  7. Julian Simon KTM +16,372
  8. R.Locatelli Gilera +22,571
  9. Aleix Espargaro Aprilia +28,606
  10. Lukas Pesek Aprilia +32,726
  11. Alex Baldolini Aprilia +38,602
  12. R.Wilairot Honda +43,371
  13. Karel Abraham Aprilia +54,159
  14. Manuel Hernandez Aprilia +1:21,938
  15. Imre Toth Aprilia +1 lap
  16. Doni Tata Yamaha +1 lap