Jorge Lorenzo Kembali Kunjungi Jakarta.

Jorge Lorenzo kembali menyambangi Indonesia untuk keenam kalinya. Pembalap MotoGP tim Yamaha Factory Racing itu akan ada di Jakarta pada akhir Oktober ini untuk Meet & Greet bersama 300 fans dan konsumen.

Selain itu 20 fans dan konsumen beruntung ikut makan malam satu meja dengan Lorenzo. Cara mewujudkan mimpi ketemu Lorenzo ini dengan membeli Jupiter Z1 periode 17 September sampai 17 Oktober 2012. Yamaha akan mengundi 300 orang yang beruntung pada 18 Oktober 2012.

Saat Meet & Greet, Yamaha memberikan kesempatan mereka yang beruntung untuk foto bersama Lorenzo. Kegiatan Lorenzo lainnya akan fun riding dengan Yamaha Riders Club (YRC) dan pembalap Yamaha Indonesia.

”Berkunjungnya Lorenzo ke Jakarta untuk memberikan kesempatan fans dan konsumen bertemu dengannya. Dan sebagai bentuk rasa terimakasih kepada konsumen yang setia membeli dan menggunakan produk kami,” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia, dalam rilis yang didapat Okezone, Selasa (2/10/2012).

Terakhir kali Lorenzo ke Indonesia pada Januari tahun ini dalam peluncuran resmi New Jupiter Z White. Dia juga datang bersama rekan setimnya Ben Spies. Kunjungan perdana Lorenzo di 2008 untuk launching Vega ZR, di 2009 launching Jupiter Z, di 2010 peluncuran Lexam.

Tahun 2011 pembalap Spamyol itu ke Bali untuk syuting TVC New Jupiter Z White dan bertemu fans.
(hmr).

source: okezone

Pedrosa Akan Mengunjungi Indonesia.

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team.

Setelah ramai diberitakan sebelumnya, pebalap MotoGP Dani Pedrosa akan berkunjung ke Indonesia. Pedrosa diboyong ke Tanah Air oleh PT Astra Honda Motor (AHM).

Rencananya, Honda akan memboyong pebalap asal Spanyol ini pada tanggal 27-28 Juli atau Selasa dan Rabu depan.

“Iya benar, tanggal segitu (Pedrosa) akan datang,” ujar Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Sigit Kumala kepada detiksport.

Rencananya pebalap MotoGP dari tim Repsol Honda tersebut datang untuk menyapa para penggemarnya di Tanah Air. Selain itu kedatangan Pedrosa juga untuk mempromosikan Honda Racing School (HRS).

HRS sendiri memang belum lama ini dibangun Honda untuk mencari bibit-bibit unggul pebalap Indonesia. Tapi sekolah balap ini tidaklah seperti sekolah balap yang lain.

Di sekolah balap milik Honda tersebut pebalap dilatih dari belia dengan kurikulum yang baku. Jadi ketika dia siap diorbitkan, pebalap tersebut bisa terus berprestasi tanpa henti.

Nah untuk mempromosikan sekaligus memberi semangat calon pebalap inilah jagoan Honda yang telah merebut sekali juara dunia kelas 125 cc dan dua kali juara dunia 250 cc tersebut datang ke Indonesia.

“Pedrosa akan datang ketika ada jeda sekitar dua minggu di MotoGP,” tandas Sigit.

sumber: detiksport

Doni Tata Masuk Rookie of The Year 2008.

Doni Tata PraditaMeski masih dalam posisi akhir klasemen sementara, Doni Tata Pradita masuk nominasi rookie terbaik 2008. Di kategori ini hanya diambil 4 pembalap. Ini merupakan hasil penilaian FIM sebagai induk balapan dunia sampai akhir 2008. Sampai di Catalunya posisi I sampai III diisi oleh Mattia Pasini, Hector Faubel dan Lukas Pesek.

Prestasi ini lebih baik daripada Russel Gomez. Gomez (21 tahun) baru ikut semua seri GP250 pada 2008. Tapi belum dapat poin sampai seri ke-7 lalu. Dibanding tiga pembalap diatasnya, Doni kalah pengalaman. Baik Pasini, Faubel, atau Pesek sudah lebih dari 70 kali balap di GP125 hingga GP250. “Silahkan cek pembalap terbaik di GP250 sekarang, urutan ke berapa waktu pertama kali balap di Grand Prix. Pasti mereka seperti Doni?” tegas Kino Conteras Team Principle Yamaha Pertamina Indonesia.

Yamaha TZR250R yang dipakai Doni terakhir dipakai di arena Grand Prix sekitar 5 tahun lalu. Waktu itu Yamaha Motor Company ikut bantu riset. Nah, setelah 5 tahun absen, riset TZR250 Doni mulai dari nol. Jadi semua butuh rombakan.

Ini jadi pekerjaan besar bagian teknik Yamaha Pertamina Indonesia. “Prinsipnya sasis mirip Aprilia. Tapi, mesin masih butuh perubahan banyak dari sisi material. Terutama di ruang bakar,” ungkap Franz Josef Schogl, Chief Engineer YPI.

Kata Josef lagi, piston dipesan khusus dari Italia. Semua baut untuk bodi diganti dengan titanium. Semua bagian pakai sensor. Akan terdata grafik titik pengeremana sampai performa sokbreker depan-belakang. “Kita mau mencoba mengubah arah reed valve. Ini bagian dari penggantian mesin baru. Ini juga masukan dari Doni,” kata Josef.

Hasil buruk balapan di GP Catalunya membuat Doni langsung masuk motorhome usai balap. Tak seorang pun bisa mendekati, termasuk Kino, orang penting di YPI. “Biar dia sendiri agar tenang,” ujar Kino. Setengah jam kemudian Doni keluar dari motorhome dan jalan ke hospitality YPI. Kelihatan kalau Doni habis nangis. “Tekanan akan jadi beban. Apalagi, kondisi seperti Doni. Dia butuh dukungan,” ujar Edmond Cho, Rider Manager YPI.

Memang, Doni tampil kurang basgus. Posisinya paling buntut, urutan ke-18 dari 18 pembalap yang menyelesaikan 22 lap. Lima pembalap tidak finis. “Masalah saya di mesin. Mesin bisa hidup, tapi kadang kayak mati,” ungkap Doni. “Problemnya di kelistrikan, Termasuk temperatur mesin karena efek suhu naik-turun. Berubah-ubah di kisaran 22-25 derajat,” tambah Kino.

Saat latihan resmi, Doni mampu menghasilkan waktu terbaik 1;49,800 di lintasan 4.727 meter. Urutan 21 dari 24 pembalap.

Tak Ada Kejutan dari Doni Tata.

Doni Tata PraditaTidak ada kejutan lagi dari Doni Tata Pradita dalam penampilannya di Mugello. Pada GP Italia kelas 250cc, Minggu (1/6/2008), pembalap Indonesia itu start dan finish di urutan terakhir alias posisi buncit.

Doni memang lebih beruntung dari enam pembalap yang tak mampu menyelesaikan lomba karena berbagai insiden. Meski demikian tidak ada pembalap lain yang finish di belakang dia dan Doni pun tidak kebagian poin karena posisinya adalah 17.

Secara keseluruhan tidak ada kejutan dari pembalap tim Yamaha Pertamina Indonesia itu di Mugello. Di dua sesi latihan ia mampu mengalahkan satu pembalap, yakni Russel Gomez asal Spanyol. Tapi rivalnya itu finish di depan dia saat balapan.

Begitu pula di sesi kualifikasi. Di sesi pertama Doni bahkan melebihi batas waktu yang ada sehingga torehan waktunya tidak dicatat. Sedangkan saat mencari posisi start, ia juga tak bisa berbuat lebih baik.
Baca lebih lanjut

Hasil Kelas 250cc, Kallio 1st, Doni Tata 15th.

Akhirnya pembalap Indonesia, Doni Tata dapat meraih targetnya untuk dapat poin di kelas yang baru dia jalani ini walaupun baru hanya 1 poin, kita harap ini merupakan jalan pembuka untuk balapan selanjutnya … Goooooo Doni!

Pos.     Rider     Nation     Team     Total time
1     M. KALLIO     FIN     Red Bull KTM 250     48’12.217
2     H. AOYAMA     JPN     Red Bull KTM 250     + 3.238
3     M. PASINI     ITA     Polaris World     + 13.811
4     M. SIMONCELLI     ITA     Metis Gilera     + 18.474
5     A. DEBON     SPA     Lotus Aprilia     + 21.066
6     H. BARBERA     SPA     Team Toth Aprilia     + 25.158
7     Y. TAKAHASHI     JPN     JiR Team Scot 250     + 29.990
8     R. WILAIROT     THA     Thai Honda PTT SAG     + 39.871
9     A. ESPARGARO     SPA     Lotus Aprilia     + 48.344
10     H. FAUBEL     SPA     Mapfre Aspar Team     + 55.470
11     R. LOCATELLI     ITA     Metis Gilera     + 55.832
12     A. BAUTISTA     SPA     Mapfre Aspar Team     + 1’00.442
13     E. LAVERTY     IRL     Blusens Aprilia     + 1’00.732
14     F. LAI     ITA     Campetella Racing     + 1’36.975
15     D. PRADITA     INA     Yamaha Pertamina Indonesia     + 1’37.080
16     I. TOTH     HUN     Team Toth Aprilia     + 1’45.018
17     R. GOMEZ     SPA     Blusens Aprilia     + 2’13.718

Tidak Finis:
A. BALDOLINI     ITA     Matteoni Racing     7 Lap
J. SIMON     SPA     Repsol KTM 250cc     16 Lap
T. LUTHI     SWI     Emmi – Caffe Latte     16 Lap
K. ABRAHAM     CZE     Cardion AB Motoracing     17 Lap

L. PESEK     CZE     Auto Kelly – CP     19 Lap

M. POGGIALI     RSM     Campetella Racing

Kualifikasi 250cc – Bautista Pole, Doni 21.

1. A. BAUTISTA SPA Mapfre Aspar Team 2’04.882
2. H. BARBERA SPA Team Toth Aprilia + 0.435
3. J. SIMON SPA Repsol KTM 250cc + 0.769
4. M. SIMNCELI ITA Metis Gilera + 0.842
5. M. KALLIO FIN Red Bull KTM 250 + 0.938
6. T. LUTHI SWI Emmi – Caffe Latte + 1.030
7. M. POGGIALI RSM Campetella Racing + 1.310
8. R. LOCATELLI ITA Metis Gilera + 1.334
9. Y. TAKAHASHI JPN JiR Team Scot 250 + 1.363
10. H. AOYAMA JPN Red Bull KTM 250 + 1.394
11. A. DEBON SPA Lotus Aprilia + 1.397
12. H. FAUBEL SPA Mapfre Aspar Team + 1.401
13. L. PESEK CZE Auto Kelly – CP + 1.546
14. A. ESPARGR SPA Lotus Aprilia + 1.677
15. M. PASINI ITA Polaris World + 1.736
16. F. LAI ITA Campetella Racing + 2.201
17. K. ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing + 2.219
18. R. WILAIROT THA Thai Honda PTT SAG + 2.232
19. E. LAVERTY IRL Blusens Aprilia + 2.783
20. A. BALDOLINI ITA Matteoni Racing + 4.791
21. D. PRADITA INA Yamaha Pertamina Indonesia + 5.372
22. I. TOTH HUN Team Toth Aprilia + 6.511
23. R. GOMEZ SPA Blusens Aprilia + 6.742

Doni Jatuh Bangun di Estoril.

Doni Tata PraditaDoni Tata Pradita ternyata harus melewati perjuangan berat untuk dapat finish di MotoG Portugal. Pembalap tim Yamaha Indonesia ini sempat mengalami kecelakaan di Estoril.

Doni memang hanya finis di posisi terakhir yaitu peringkat ke-19 saat lomba 250cc di Estoril, Minggu (13/4/2008). Meski demikian, semangat juang pembalap asal Sleman ini memang pantas dipuji karena masih dapat finis meskipun sempat terjatuh.

Pada lap kedua, Doni rupanya terlibat kecelakaan dengan pembalap asal Cina Chow Ho Wan dari tim Aprilia. Akibat benturan dengan Chow, Doni sempat terjatuh namun bisa kembali ke atas motor Yamahanya dan melaju sendirian hingga garis finish.

Doni terjatuh setelah sempat bersentuhan dengan Chow yang tidak dapat meneruskan lomba. “Saat saya mencoba menghindari Chow saya menyentuhnya dengan sikut saya dan fairing dan dia terjatuh ke sisi luar,” ungkapnya lewat rilis yang diterima detiksport, Senin (14/4/2008)

“Saya melepas rem dan ketika saya belok kiri, roda depan tak terkendali dan saya terjatuh. Saya beruntung karena masih dapat menghidupkan mesin dan mendirikan motor kembali dapat melanjutkan lomba tersebut,” kata pembalap berusia 18 tahun ini.

“Kemudian muncul masalah ketika bagian atas fairing patah dan tidak bisa melindungi saya dari tekanan udara, khususnya saat melaju lurus karena terasa aneh karena angin menggerakan saya ke kiri dan ke kanan. Tapi saya senang bisa finis di lomba ini,” ungkapnya.

Meski pun hanya finis di posisi buncit namun perjuangan Doni tetap mendapatkan pujian. “Sangat tidak beruntung bahwa Doni mengalami insiden di lap kedua. Namun dalam balapan seperti ini hal in bisa saja terjadi,” kata Direktur Teknikal Franz-Josef “Sepp” Schlogl.

“Saya pikir ini sangat positif Doni tidak menyerah dan masih mampu membawa motor hingga finis, meskipun tidak dalam kondisi yang bagus. Ini selalu menyenangkan pembalap Anda memberikan segalanya dan mencoba yang terbaik hingga finis,” ujar Sepp.

Team Principal Yamaha Kino Contreras juga tetap melihat hal positif yang telah dilakukan Doni. “Kami tetap berpikir positif. Tiga kali finis di tiga balapan tidaklah buruk. Kami sekaang bersiap untuk Cina dan berharap kami tidak mengalami insiden di sana,” ungkapnya.

sumber:detikcom