Lorenzo Akan Kembali Beraksi di Donington Park.

Jorge LorenzoJorge Lorenzo akan ikut ambil bagian di Grand Prix Inggris akhir pekan ini setelah sebelumnya melewatkan balapan di kampung halamannya, Catalunya Spanyol, menyusul kecelakaan yang dialaminya saat latihan bebas.

Pemuda Spanyol tersebut sempat tidak sadar dan cedera dibagian tangannya setelah terjatuh hebat saat latihan bebas sesi kedua menjelang Grand Prix Catalunya.

Lorenzo harus menjalani pencangkokan kulit setelah itu, tapi Senin ini tim Yamaha mengkonfirmasikan bahwa bekas juara dunia GP250cc tersebut akan berada dalam kondisi yang baik untuk balapan di Donington.

Lorenzo, bagaimanapun juga, harus memakai sarung tangan khusus dari sutra sebelum menggunakan sarung tangan balap dan memerlukan perawatan setiap kali selesai sesi latihan bebas.

“Ini merupakan dua minggu yang berat bagiku dan menonton balapan Barcelona dari tempat tidur rumah sakit tidak terlalu menyenangkan jadi saya melihat kedepan untuk kembali lagi menunggang motor, dan juga saya rasa saya akan mengendarai motor sedikit lebih berhati-hati akhir pekan ini,” ungkap Lorenzo.

“Ini seperti memulai kembali dari awal jadi saya harus mengubah pendekatan saya. Apa yang dapat saya katakan dari Donington adalah saya punya kenangan manis disana – saat di 250cc saya mendapatkan kemenangan di tahun 2006 dan tahun lalu dimana saya membalap dengan kondisi yang sangat basah.

“Ini merupakan sirkuit cepat, berbeda daripada di bagian akhir, dan merupakan hal yang menarik membalap di sana dengan motor MotoGP untuk pertama kalinya.”

Iklan

Lorenzo Sukses Menjalani Transplantasi Kulit.

Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo pada hari Senin kemarin (9/06/08) menjalani operasi transplantasi kulit pada tangan kanannya yang cedera dan berharap akan segera meninggalkan rumah sakit dalam 24 jam.

Pemuda Spanyol tersebut mengalami kecelakaan hebat saat sesi latihan bebas GP Catalunya lalu, yang kemudian mengahruskan dilakukannya transplantasi kulit jari keempat dan kelima tangan kanannya menggunakan kulit dari pergelangan tangan kirinya.

CAT scan terakhir menunjukkan bahwa Lorenzo telah sepenuhnya pulih dari gegar otak, meskipun dia belum dapat mengingat momen terakhir sebelum kecelakaan di Catalunya.

Pihak Yamaha belum mengkonfirmasikan apakah Lorenzo akan ikut balap di GP Inggris, tanggal 22 Juni nanti.

Hasil Kualifikasi – GP Catalunya, Spanyol.

Lorenzo fall at catalunyaJorge Lorenzo fall at catalunya

Hasil kualifikasi kesulurahan GP Catalunya di Barcelona,  ronde ke-7  Kejuaraan Dunia MotoGP musim 2008.

Jorge Lorenzo dipastikan absen di GP Catalunya kali ini akibat kecelakaan yang dialaminya di sesi latihan bebas, Jum’at sore kemarin dan harus melakukan pemerikasaan lebih lanjut di bagian kepala karena setelah terjatuh sempat kehilangan kesadaran. Walaupun kondisinya sementara ini baik setelah CAT & MRI scan namun masih perlu observasi lebih lanjut untuk 48 sampai 72 jam kedepan.

  1. Casey Stoner AUS Ducati Marlboro Team (B) 1min 41.186 secs
  2. Dani Pedrosa SPA Repsol Honda Team (M) 1min 41.269 secs
  3. Nicky Hayden USA Repsol Honda Team (M) 1min 41.437 secs
  4. Randy de Puniet FRA LCR Honda MotoGP (M) 1min 41.571 secs
  5. Colin Edwards USA Tech 3 Yamaha (M) 1min 41.609 secs
  6. James Toseland GBR Tech 3 Yamaha (M) 1min 41.820 secs
  7. Andrea Dovizioso ITA JiR Team Scot MotoGP (M) 1min 42.053 secs
  8. Chris Vermeulen AUS Rizla Suzuki MotoGP (B) 1min 42.365 secs
  9. Valentino Rossi ITA Fiat Yamaha Team (B) 1min 42.427 secs
  10. Alex de Angelis RSM San Carlo Honda Gresini (B) 1min 42.580 secs
  11. Shinya Nakano JPN San Carlo Honda Gresini (B) 1min 42.643 secs
  12. Loris Capirossi ITA Rizla Suzuki MotoGP (B) 1min 42.648 secs
  13. Toni Elias SPA Alice Team (B) 1min 42.808 secs
  14. John Hopkins USA Kawasaki Racing Team (B) 1min 42.819 secs
  15. Sylvain Guintoli FRA Alice Team (B) 1min 43.204 secs
  16. Marco Melandri ITA Ducati Marlboro Team (B) 1min 43.719 secs
  17. Anthony West AUS Kawasaki Racing Team (B) 1min 44.558 secs

Catatan waktu latihan bebas tercepat:
Casey Stoner SPA Ducati Marlboro (B) 1min 43.013secs (FP3)

Grand Prix Catalunya 2007 – 10/06/2007:
Pole position: Valentino Rossi ITA Fiat Yamaha (M) 1min 41.840secs
Fastest lap: John Hopkins USA Rizla Suzuki (B) 1min 43.252secs

Lorenzo “lebih buruk dari sebelumnya”

Jorge Lorenzo

Lorenzo menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Spanyol

Lorenzo mungkin akan absen di GP Prancis di Le Mans nanti setelah pemeriksaan medis lebih lanjut yang memperlihatkan bahwa cedera yang dialaminya saat latihan bebas di Shanghai ternyata lebih buruk daripada yang ditakutkan sebelumnya.

Pembalap 20 tahun tim Fiat Yamaha tersebut –yang naik tiga podium, termasuk podium pertamanya di tiga balapan perdana– terlempar dari motornya saat latihan bebas Jum’at pagi di Cina setelah dia kehilangan cengkraman roda belakang ketika dia berpindah posisi badan dari kiri ke kanan, melontarkan pembalap muda Spanyol tersebut ke udara dengan gaya yang spektakuler.

Laporan awal mengkonfirmasikan bahwa Lorenzo mengalami retak di pergelangan kaki kirinya dan beberapa trauma dan memar di pergelangan kaki kanannya dan telapak kaki, dan dia membalap menggunakan obat penahan rasa sakit dan berhasil finis di posisi ke-4 di GP Cina lalu.

Namun, sekembalinya ke Spanyol, Lorenzo dibawa ke Institut Universitari Dexeus Barcelona untuk pemeriksaan lebih lanjut dan ditemukan bahwa dia juga mengalami patah tulang astralagus di pergelangan kaki kanan dan kerusakan di otot pergelangan kaki kirinya.

Meskipun dia tidak perlu menjalani pembedahan untuk cederanya, Lorenzo sekarang menggunakan kursi roda untuk mengistirahatkan kedua pergelangan kakinya serta pemeriksaan selanjutnya yang telah dijadwalkan Senin depan (12/05/08) ketika Dr Xavier Mir –dokter yang menangani operasi sebelunya di tangannya setelah kemenangan di Estoril– akan mengevaluasi lebih detil mengenai keadaan cedera yang dialaminya.

Dan saat itu akan disampaikan apakah Lorenzo akan dapat mengikuti gelaran GP Perancis atau tidak, yang mana akan di digelar tanggal 18 Mei nanti.

Free practice times (gabungan) – Shanghai.

Jorge LorenzoJorge LorenzoJorge Lorenzo

Catatan waktu latihan bebas keseluruhan (gabungan 1 dan 2) GP China di Shanghai, ronde ke-4 MotoGP musim 2008.

Juara Dunia Casey Stoner merupakan pembalap tercepat di sesi kedua (sore), tapi catatan waktu pagi hari oleh Rossi tetap tak terkalahkan.

Jorge Lorenzo tidak melakukan latihan bebas sore hari akibat kecelakaan yang dialaminya di sesi pagi hari, yang berakibat dia mengalami retak dibagian pergelangan kaki kirinya dan luka memar di kaki kanan.

  1. Valentino Rossi ITA Fiat Yamaha Team (B) 1min 59.906 secs *
  2. Casey Stoner AUS Ducati Marlboro Team (B) 2min 0.163 secs
  3. Dani Pedrosa SPA Repsol Honda Team (M) 2min 0.361 secs
  4. Shinya Nakano JPN San Carlo Honda Gresini (B) 2min 0.553 secs
  5. John Hopkins USA Kawasaki Racing Team (B) 2min 0.591 secs
  6. Nicky Hayden USA Repsol Honda Team (M) 2min 0.607 secs
  7. Alex de Angelis RSM San Carlo Honda Gresini (B) 2min 0.931 secs
  8. Loris Capirossi ITA Rizla Suzuki MotoGP (B) 2min 0.964 secs
  9. Andrea Dovizioso ITA JiR Team Scot MotoGP (M) 2min 0.974 secs *
  10. Colin Edwards USA Tech 3 Yamaha (M) 2min 1.064 secs
  11. Toni Elias SPA Alice Team (B) 2min 1.326 secs
  12. Chris Vermeulen AUS Rizla Suzuki MotoGP (B) 2min 1.504 secs
  13. James Toseland GBR Tech 3 Yamaha (M) 2min 1.798 secs
  14. Marco Melandri ITA Ducati Marlboro Team (B) 2min 1.913 secs
  15. Anthony West AUS Kawasaki Racing Team (B) 2min 1.984 secs *
  16. Randy de Puniet FRA LCR Honda MotoGP (M) 2min 2.026 secs *
  17. Sylvain Guintoli FRA Alice Team (B) 2min 2.348 secs
  18. Jorge Lorenzo SPA Fiat Yamaha Team (M) 2min 2.480 secs *

* catatan waktu FP 1

GP China 2007 – 06/05/2007:
Pole position: Valentino Rossi ITA Fiat Yamaha (M) 1min 58.424secs
Fastest lap: Casey Stoner AUS Ducati Marlboro (B) 1min 59.857secs

Jorge Lorenzo Paska Operasi Lengan.

Jorge Lorenzo post-operation

Lorenzo pulih dengan baik setelah sukses menjalani operasi di tangan kanannya.

Pembalap tim Fiat Yamaha Jorge Lorenzo telah pulih dengan baik setelah sukses menjalani operasi di tangan kanannya. Di tiga balapan pertama pemuda 20 tahun tersebut menderita sakit akibat sindrom kompartemental, biasanya disebut ‘Pompa Lengan’, operasi medis tersebut dilaksanakan oleh Dr. Xavier Mir, kepala bedah tangan dari Institut Universitari Dexeus di Barcelona.

Prosedurnya, yang mana umum bagi para pembalap MotoGP adalah, bertujuan untuk mengendurkan kompresi otot di dalam lengan guna menghilangkan rasa sakit dan hilangnya tenaga, yang mana terjadi khususnya ketika stres. Keputusan untuk melakukan operasi diambil saat dimana waktu jeda balapan mencukupi guna pemulihan secara maksimal sebelum seri berikutnya dimulai, yaitu seri GP Cina tanggal 4 mei nanti. Lorenzo telah mengadakan jumpa pers bersama dengan manajernya Dani Amatrian, ibundanya Marxeda Guerrero dan Dr. Xavier Mir. Dia sekarang berada di London untuk melanjutkan program pemulihan di rumah.

Dr. Mir berkomentar: “Operasi medis telah berjalan sukses dan luka bekas operasi akan sembuh dengan cepat. Kami memutuskan hanya mengoperasi satu lengan saja sebab, kami percaya bahwa hal tersebut akan membuat Lorenzo lebih siap saat gelaran di Cina. Banyak pembalap telah melakukan operasi seperti ini dan pengalaman menunjukkan bahwa mereka tidak perlu mengoperasi tangan yang satunya lagi. Jorge sekarang dalam tahap pemulihan, dan atlit elit seperti dia, kami berharap dia akan pulih lebih cepat dari biasanya.”

Lorenzo berkata: “Saya sedikit takut sebelum operasi tapi sekarang saya sangat senang sebab kelihatannya segala sesuatunya berjalan dengan baik seperti yang kami harapkan! Ini merupakan pilihan yang berat tapi saya pikir ini yang terbaik sebab seri Cina sudah dekat, tapi tidak terlalu dekat dan kami punya cukup waktu guna pemulihan. Saya menderita sakit di tiga balapan sebelumnya, termasuk di Portugal, dan saat itu sangat sulit untuk membalap secara maksimal, jadi kami pikir tepat untuk menjalani operasi ini.”

“Dokter memastikan padaku bahwa saya akan mampu membalap di Cina. Kami tidak mempunyai banyak waktu dan ini merupakan kesempatan terakhir sebelum rehat musim panas nanti, tanpa harus ketinggalan seri balapan. Saat ini saya punya waktu untuk pemulihan dan saya akan melakukannya secara maksimal agar saya berada dalam kondisi yang baik saat nanti di Cina — bahkan saya akan tetap kesana walau apapun yang terjadi, meskipun saya harus membalap dengan satu tangan!

“Sekarang saya kembali ke rumahku di London dan beristirahat sebelum nantinya saya terbang menuju Cina. Masalah terbesarku saat ini adalah cukup sulit untuk melakukan sesuatu saat ini jadi ibundaku yang akan mengurusi saya!” 🙂 anak mami …

Lorenzo vs Pedrosa “Persaingan Panas” Dimulai!

Lorenzo VS PedrosaDani Pedrosa lebih senior bagi Jorge Lorenzo, namun sikap pembalap Repsol Honda itu membuat rookie dari tim Fiat Yamaha ini kecewa.

Sikap yang dimaksud adalah tidak adanya niatan Pedrosa memberi selamat atas apa yang diraihnya di seri Qatar dua minggu lalu saat menjadi runner up. Bahkan saat mengisi podium, kedua pembalap terlihat tidak bertegur sapa.

Lumrahnya, tiga juara akan saling mengucapkan selamat di atas podium, atau bahkan sebelum bergerak ke panggung juara. Namun Lorenzo mengaku tidak mendapat kehangatan itu dari Pedrosa.

“Saya tak suka ia tidak memberi selamat kepada saya, meskipun kami semua mampu dan bisa mengucapkan apa yang kami ingin sampaikan,” sindir Lorenzo.

“Jika saya jadi dia (Dani Pedrosa), saya pasti memberi selamat kepada pendatang baru yang finis kedua,” sambungnya.

Dugaan awal, Pedrosa masih menyimpan kenangan persaingan panas di kelas 125 cc dan 250 cc. Klimaksnya adalah tabrakan yang terjadi antara mereka saat Grand Prix 2005 di Jerman yang menyebabkan Lorenzo jatuh dan Pedrosa mengalami kerusakan pada knalpotnya namun masih dapat menjuarai grand prix tersebut, Rossi juga pernah terpleset dibagian track tersebut saat di Sachsenring tahun lalu (2007) ketika mencoba meng-overtake Anthony West.

Namun, tak seperti Lorenzo, Pedrosa sepertinya memilih untuk menyimpan kenangan masa lalu itu dan membawanya ke level MotoGP. Lorenzo pun menilai Pedrosa tak seharusnya bersikap seperti itu.

“Saya berusaha untuk baik kepada semua, menjadi lelaki sejati dan jika memang ada orang yang lebih baik dari saya, maka ia pantas diberi selamat. Berat memang, tapi saya akan tetap menyelamatinya,” tandasnya.

Apapun itu, tambah Lorenzo, rivalitas seperti itu merupakan bumbu kompetisi. Yang terpenting adalah meraih yang terbaik di setiap seri dan memburu gelar juara dunia.